Hakikat Keyakinan

Kamis, 25 Juni 2009

Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu mendengar ungkapan, “Kamu harus yakin. kalau kamu tidak bisa yakin ya gimana….?”. Apakah yang dimaksud yakin pasti bisa, yakin pasti berhasil, yakin pasti sembuh dan seterusnya?. Maka apa yang disebut dengan yakin dalam ungkapan yang hampir setiap hari, atau bahkan kita pun biasa mengucapkannya?.

Tidak jarang pula kita menemukan seseorang yang begitu bersemangat, antusias dan bergairah dalam menyelesaikan pekerjaan-pekerjaannya. Pikirannya dipenuhi oleh pikiran-pikiran positif dan konstruktif. Raut wajahnya senantiasa berseri, karena dia mempunyai keyakinan terhadap apa yang akan diraihnya kelak. Kondisi seperti ini adalah kondisi dimana seseorang sedang mencapai tingat keyainan yang baik dan akan terus membaik, jika mengerti cara memeliharanya.

Tetapi ada juga setelah beberapa waktu lamanya, orang yang semulanya kita temui penuh semangat dan bergairah, selalu berpikiran positif, tiba-tiba semangatnya mengendor, tampak tidak bergairah dalam menyelesaikan pekerjaan. Penampilannya kusust dan lusuh. Pikirannya senantiasa digelayuti oleh pikiran-pikiran negatif dan picik. Akibat keyakinan yang dimilikinya mengenai masa depan sedikit mengabur, diselimuti oleh kabut-kabut keraguan, dan semakin hari semakin bertambah tebal. Situasi seperti ini dapat dikatakan bahwa tingkat keyakinan seorang sedang mengalami penurunan dan akan terus menurun sampai titik yang terendah, jika tidak tahu bagaimana mengatasinya.

Kenapa keyakinan tersebut bisa menaik dan indikasinya semangat berkarya meningkat, sebaliknya bisa menurun dan indikasinya semangat berkarya melemah?. Karena keyakinan itu menyangkut harapan yang akan terjadi di masa datang yang sifatnya adalah ghaib, tidak seorangpun yang mengetahuinya. Selama seseorang yakin terhadap harapan yang akan dicapainya di masa depan, dan ia terus menggali informasi untuk menguatkan keyakinan tersebut, maka selama itu dia akan bersemangat.

Read more...

Dunia Ini Memang Tidak Adil, Tapi Masih Bisa Dinegosiasi

Sahabat Indonesia, Izinkan kami untuk kembali mengetengahkan resume dari acara Mario Teguh Golden Ways MetroTV edisi Ahad, 21 Juni 2009.

Edisi Mario Teguh Golden Ways (MTGW) kali ini membawakan tema Dunia ini Memang Tidak Adil, Tapi Masih Bisa Negosiasi. Banyak orang mengeluhkan ketidak-adilan kehidupan, tanpa mengetahui bahwa sebetulnya kita masih bisa bernegosiasi untuk kebaikan kita dan keluarga. Acara ini dibuka dengan suara emas-nya Harvey Malaiholo dengan lagu SHE. Berikut resume yang bisa kami catat:

Kita akan mendapatkan apapun kalau kita tahu caranya menjadi pribadi yang disetujui. Kata yang menandakan persetujuan adalah kata ‘Ya’. Orang yang mudah mendapatkan ‘Ya‘ hidupnya akan mudah, tetapi banyak orang yang mudah mendapatkan ‘Tidak’.

Ada 5 Langkah besar yang harus dilakukan untuk menjadi pribadi yang disetujui:
- Tell Well -> Dari keadaan apapun hidup kita, kita akan jauh lebih baik kalau kita bicara lebih baik. Setelah diberitahu belum tentu orang setuju, maka…
- Sell Well -> Jual lebih baik, hampir sama dengan Tell tapi Sell membuat orang setuju yang tidak seyogyanya setuju, ada niatan khusus untuk mempengaruhinya.
- Repeat -> Ulangi, apabila kita ditolak, maka ulangi. Siapapun akan berhasil kalau dia mengulangi lebih lama, daripada orang yang mengulangi penolakannya.
- Reposition-> Ubahlah posisi anda, mungkin dia melihat sisi buruk kita, lakukan perubahan supaya dia melihat sisi baik kita. Kalau masih ditolak, maka gunakan…
- Compromation-> Temukan satu titik yang bisa kita setujui bersama.

Win-win solution sesungguhnya tidak pernah ada, ini hanya ilusi. Tidak mungkin kita berdagang besaran keuntungan dengan partner kita sama, ini tidak akan pernah terjadi. Tetapi negosiasi itu indah sekali, sehingga orang yang untung 500 dengan yang untung 1000 bisa merasa sama-sama untung.

Jadi win-win sebetulnya adalah sikap, bukan timbangan. Yang untungnya lebih kecil, merasa bahwa dirinya pantas menerima sebesar itu, dan mensyukuri apa yang didapat. Sementara dia juga tidak iri kepada partnernya yang mendapatkan lebih besar, karena dia menilai konstribusi partnernya lebih besar dari dia. Kalau kita mau bersikap seperti ini, maka akan damai sekali mengenai pengertian win-win.

Kalau orang lain tidak bisa menolak keinginan kita, apa yang kita minta pasti akan dilakukan-nya. Selama kita tahu cara-nya dan orang tidak bisa mengatakan ‘Tidak’, berarti dia setuju dengan kita. Terkadang cara-cara yang digunakannya tidak lazim, dan kata-katanya tidak masuk akal, tetapi orang mau menyetujuinya.

Jika ada orang yang bergembira ketika ditolak, berarti dia sering menang kalau ditolak.

Pesonal Style sangat menentukan arah hidup kita, ada orang yang kelihatannya seperti lampu 5 watt, ada orang yang kelihatannya seperti lampu 1000 watt, ini disebut personal style dan orang tua sangat berperan dalam mendidikan rasa gagah kepada anak-anaknya. Untuk itu tanamkan kepada anak-anak anda, jika ingin menjadi orang besar bersikaplah seperti orang besar.

Kualitas kepemimpinan kita adalah syarat minimal bagi rizki, jangan menggantungkan rizki kepada siapa yang terpilih nanti. Bahkan siapapun yang terpilih tidak ada hubungannya dengan rezeki kita. Semua ini hanya syarat minimal, supaya hutan tidak digunduli, sungai tdak dicemari, pulau tidak dicuri selebihnya adalah tanggung jawab pribadi untuk berezeki baik. Jangan gantungkan kepada siapapun yang terpilih, gantungkan pada sebaik mungkin pribadi yang berezeki baik.

Eksekutif wanita memang mengalami beberapa hal yang tidak dihadapi pria. Contoh-nya wanita cantik pandai, terkadang harus tampil tidak begitu pandai dihadapan pria. Karena pria takut sekali kepada wanita yang pandai. Mulialah wanita yang bersedia membuat orang lain lebih hebat, dan mengurangkan dirinya.

Berapa banyak wanita yang lebih pandai dari suaminya membiarkan suaminya yang maju. Wanita yang mengalami hal ini sebetulnya tidak perlu mengeluh, karena kemampuan wanita untuk menerima perlakuan kurang itu telah berabad-abad dilatihkan dalam kehidupan.

Yang harus dilakukan oleh wanita adalah:

- Tidak tertawa waktu pria jelek bercanda tentang wanita, wanita yang tertawa bersama pria yang merendahkan wanita, dia akan direndahkan.
- Tidak berkomentar tentang perendahan pada wanita.
- Jangan bergaul dengan wanita perokok, yang mengepulkan asap rokok-nya tinggi2. Ini tidak hanya berlaku bagi wanita tetapi juga pria, hal ini menandakan dia ingin lebih tinggi dari orang lain.

Wanita akan menjadi sangat mulia apabila dia memuliakan dirinya.
Jangan megharuskan hasil, apapun hasil yang didapat itu kewenangan Tuhan. Jangan marahi diri, apabila belum diberikan hasil oleh Tuhan. Kita itu hanya pemilik proses. Jadi muliakan diri dengan menjadi ahli dalam proses kita. Jadilah semulia-mulianya wanita sebagai anak dari orang tua kita, sebagai pendamping dari suami kita, dan sebagai pengisi kehidupan secara keseluruhan.

Kita tidak harus menjadikan anak itu nomor satu, tetapi bangunlah anak dengan kebiasaan seperti juara. Yaitu bangun pagi, tampil rapi, bicara santun dan anggun, belajar dengan baik. Tidak harus dia juara, tetapi itu yang membuatnya juara dalam kehidupan.

Banyak orang yang di sekolahnya juara, tapi mereka bekerja untuk pendapatan kecil. Tetapi banyak anak dari orang tua yang mengerti bahwa anaknya dibangun bukan dari kepandaian menghapal, tetapi sikap terbaik sebagai perwira dimasa depan. Dan rata-rata mereka berhasil pada kehidupan masa depannya.

Integritas adalah kesetiaan kepada yang benar. Banyak orang merasa bisa melakukan sesuatu yang salah untuk membangun kehidupan yang benar. Menyekolahkan anaknya dengan uang haram, membangunkan rumah buat keluarganya dengan uang yang tidak berkah.

Sebagai negosiator ulung dalam kehidupan ini, jangan pernah menawar kebenaran. Telah banyak orang bisa selamat tanpa menyuap, telah banyak orang menjadi hebat dan kaya tanpa mencuri. Hanya karena banyak orang mencuri, tidak menjadikan mencuri benar.

Jadi kalau begitu tetaplah setia kepada yang benar, serahkanlah bayarannya kepada Tuhan, karena semua orang yang memberi uang kepada kita, sebetulnya hanya juru bayar, pemegang rekening utamanya adalah Tuhan.

Karir atau pekerjaan itu bukan karirnya yang baik, karir yang baik adalah yang bisa menjadikan seseorang menjadi orang besar. Jadi kalau kita mencintai pekerjaan, karena pekerjaan itu menjadikan kita menjadi pribadi yang lebih besar.

Dalam proses ini terkadang kita dzalim kepada diri sendiri dan kepada orang lain, tidak mungkin pekerjaan seperti ini menjadikan diri kita menjadi orang besar.

Apapun pekerjaannya sekecil apapaun itu, Tuhan itu sangat berwenang untuk membesarkan orang baik. Jadi apapun pekerjaannya berlaku adil-lah kepada diri sendiri. Jadikanlah apapun pekerjaan kita pembaik kehidupan kita.

Kalau kehidupan kita sekarang adalah memperjuangkan persetujuan, kita mau belajar teknik apapun. Perlu diingat bahwa semua teknik harus mengendap dan menyerap dalam pribadi anda. Pastikan anda tumbuh menjadi pribadi yang mudah disetujui.

Jadikanlah diri anda menjadi pribadi yang mudah disetujui. Lalu perhatikan apa yang terjadi.

Demikianlah resume acara Mario Teguh Golden Ways dengan Topik “Dunia ini Memang Tidak Adil, Tapi Masih Bisa Negosiasi“.

Read more...

HATI EMAS PEMIMPIN

Rabu, 17 Juni 2009

Janji hanya sebaik hati orang yang beranji. Pribadi yang baik tidak harus berjanji, karena pribadi yang baik sudah menjanjikan. Apapun yang disentuhnya akan menjadi pemuliaan bagi kehidupan kita.

Kita telah banyak mendengar janji yang disampaikan oleh banyak orang yang kemudian terbukti sedikit sekali yang membuktikan kesetiaan mereka pada janji yang menjadikan mereka diutamakan.

Maka bukan janjinya yang seharusnya kita perhatikan, tetapi pribadi dari yang berjanji.

Jika kita menemukan nilai-nilai pada seseorang, yang menjadikan kita mempercayainya, sebetulnya dia sudah tidak perlu berjanji lagi.

Pribadi yang baik tidak perlu berjanji, karena pribadinya telah menjanjikan penghormatan bagi kebaikan orang lain.

Kehidupan sangat tergantung dengan cara memandang hidup ini, kalau dalam materi lihatlah kebawah yaitu orang-orang yang tidak lebih beruntung dari kita, maka akan timbul rasa syukur. Tapi kalau dalam hal prestasi lihatlah keatas yaitu orang-orang yang jauh lebih berprestasi dari kita, maka ini akan menghasilkan suatu cita-cita yang kuat.

Kita melihat yang dibawah sebagai tugas bagi kita untuk mengangkatnya, dan melihat yang diatas dijadikan sebagai contoh tauladan.

Harus ada rencana keberhasilan bagi rakyatnya didalam rencana keberhasilan seorang pemimpin.

Keluarga adalah kelompok terkecil dari bangsa ini, untuk itu keluarga haruslah menjadi contoh dalam kehiduan berbangsa ini.

Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang setia terhadap janjinya, sekalipun janji itu dianggap kecil. Pemimpin yang baik akan selalu memuliakan keluarganya, karena orang yang mengkhianati keluarganya memungkinkan mengkhianati siapapun.

Dalam kompetisi untuk Pilpres ini kami yakin kami yang terbaik, karena kalau tidak yakin tentunya kami tidak ikut. Tetapi kalau kami dikalahkan berarti orang yang menang itu lebih baik dari kami untuk bangsa ini, dan kami akan menerimanya dengan ikhlas. (Jusup Kalla)

Pribadi pemimpin yang sangat sederhana akan sangat rendah hati, demikian sederhananya sehingga dampaknya tidak sederhana.

Jarang sekali orang didalam ke-ikhlasan-nya untuk sederhana, meminta Tuhan penggunaan dirinya bagi kebaikan orang lain.

Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang tatkala memberikan pengertian tidak berharap imbalan apa-apa dari yang dilakukannya, karena semuanya itu adalah amanat dari Tuhan dan mandat dari yang dipimpin-nya. Tidak boleh ada cara-cara buruk untuk mencapai kebaikan.

Tiga Proses kepemimpinan
- Meneladankan
- Menganjurkan
- Mengharuskan

Tidak ada kepemimpinan yang berhasil hanya dengan meneladankan atau menghimbau, harus ada kekuatan dibalik kelembutan. Semua hati yang keemasan juga hati yang kuat sekali mencegah, supaya kayu jati yang indah itu tidak terbakar jadi arang.
Tugas kepemimpinan adalah :
- Kepemimpinan Manusia
- Kepemimpinan Negara
- Kepemimpinan Alam

Dalam masa kampanye lebih banyak penekankan pada janji kepemimpinan negara, jarang sekali disinggung tentang kepemimpinan kemanusiaan kemudian kepemimpinan alam.

Pada dasarnya kita akan hidup dengan nyaman dan berkelanjutan kalau kita mencintai alam, iklim, dan kebersihan. Mencintai alam dengan tidak merusaknya dan berusaha melestarikannya.

Pelestarian alam sebetulnya sudah diatur dalam undang-undang, tinggal bagaimana para pelaku bisa mematuhinya, dan para penegak hukum bisa melakukan pengawasan dengan tegas.

Kalau kita ingin mencapai kebaikan kita tidak harus menunggu pemimpin. Rayat Indonesia tidak boleh menunggu dibuat untuk berhasil. Kita tidak boleh menjadi pribadi yang ingin diberi, tetapi kita harus menjadi pribadi yang ber-rezeki baik.

Seorang pemimpin tentunya harus memerikan tauladan. Disuatu pihak juga memberikan harapan, sehingga apabila orang bekerja dengan baik, harapan itu bisa tercapai, dengan memberikan fasilitasi, dorongan, juga kemudahan. Serta menjaga dengan tegas apabila ada yang melanggar dari ketentuan-ketentuan hukum yang ada.

Jadi harapan harus diberikan, caranya harus ditunjukan, dorongannya harus diberikan, dan dijaga apabila terjadi gesekan antar masyarakat. Dengan cara ini masyarakat akan bekerja sebaik-baiknya untuk mendapatkan rezeki yang baik.

Ada tiga kata yang merupakan kunci dari yang akan dilakukan seorang calon pemimpin.
- Keadilan
- Kemandirian
- Martabat

Tiga hal ini harus bisa dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat. Yang harus dilakukan pemimpin adalah membantu rakyatnya untuk mendapatkan rezeki lebih baik.

Tidak ada kepemimpinan yang bisa dilakukan dengan kejujuran yang cacat.

Kejujuran adalah modal yang utama disamping ketulusan. Kalau kita tidak jujur akan sangat sulit untuk mengajak orang jujur. Untuk itu kejujuran adalah hal utama untuk dimiliki oleh seorang pemimpin.

Bangsa ini harus dimajukan secara bersama-sama, seorang pemimpin tidak akan sanggup untuk berbuat banyak tanpa jutaan tangan dan kepala untuk bekerja bersama-sama. Untuk itu ajakannya, marilah kita bekerjasama untuk memajukan bangsa ini, sehingga kita menjadi bangsa yang memilki kekuatan yang besar.

Kita memilih seorang pemimpin karena hatinya.

Hati adalah tempat dimulainya semua kualitas.

Seorang yang berhati baik, akan membaikkan sikapnya terhadap orang lain, terhadap kejadian, dan terhadap kehidupan secara lebih luas.

Seorang yang berhati baik, akan membaikkan pikirannya bagi kesejahteraan, kebahagiaan, dan kecemerlangan kehidupannya melalui kesejahteraan, kebahagiaan, dan kecemerlangan mereka yang dipimpinnya.

Seorang yang berhati baik, akan membaikkan tindakannya agar dia bisa meneladankan yang baik, menganjurkan yang baik, dan kemudian mengharuskan yang baik.

Maka jika kita memilih seseorang sebagai pemimpin kita, pastikanlah Anda memilih pribadi yang hatinya baik.

Semua tujuan baik ini hanya akan bisa terwujud. Tatkala hati kita satu, maka bangsa ini akan berjalan dalam koridor kebenaran, dan disanalah cita-cita kita sebagai bangsa yang adil, makmur, mandiri dan bermartabat.

Pribadi pemimpin kita mudah-mudahan dengan tanpa berjanji, menjanjikan kepemimpinan yang menyejahterakan kita semua,yang membahagiakan dan memuliakan kehidupan kita.

Terima kasih Pak Mario Teguh atas ilmu dan nasihat terbaik yang Bapak sampaikan. Semoga kehidupan Bapak dan keluarga semakin berkah.

Demikianlah resume acara Mario Teguh Golden Ways edisi Khusus Golden Hearts dengan Topik “Hati Emas Pemimpin“. Jika sekiranya didapati kekurangan, sudilah kiranya para sahabat meluangkan waktu untuk mengoreksi serta menyempurnakannya.

Read more...

HIU KECIL KEHIDUPAN

Ada sebuah kisah menarik tentang upaya nelayan Jepang untuk mempertahankan ikan agar tetap segar sampai ketangan pelanggan.

Akhir-akhir ini sudah sangat sedikit ikan yang ditangkap diperairan dekat pantai, sehingga nelayan harus pergi melaut ke tempat yang agak jauh. Akibatnya ikan yang tiba dipantai sudah tidak segar lagi saat sampai ke pelanggan, hargapun jatuh.

Untuk mengatasi hal ini, paguyuban nelayan disana mengusahakan Freezer (lemari pendingin) dibawa ke atas perahu, agar sekalipun ikan tersebut telah mati namun masih tetap beku dan tidak busuk.

Upaya inipun ternyata tidak juga memuaskan pelanggan penikmat ikan segar, mereka mengatakan cita rasa ikanya sudah berkurang karena ikan nya sudah mati dan dibekukan.

Akibatnya harga ikan-pun makin merosot tajam, karena tidak dalam keadaan hidup.

Langkah berikutnya yang dilakukan para nelayan adalah dengan membawa tanki-tanki besar ketika melaut, ikan-ikan yang telah dijaring selanjutnya akan dimasukan kedalam tanki-tanki dalam keadaan hidup. Merka dijejalkan dalam tanki tersebut.

Setelah sekian lama ikan-ikan tersebut berdesak-desakan dalam tanki, akhirnya ikan-ikan tersebut lemas namun masih tetap hidup saat sampai di pantai. Namun, masyarakat Jepang tetap tidak menyukai ikan-ikan lemas, karena cita rasa ikan lemas beda dengan ikan hidup.

Para nelayan-pun kembali berfikir keras bagaimana supaya ikan-ikan tersebut bisa tetap hidup dan segar saat sampai ke pantai. Upaya berfikir keras merekapun membuahkan hasil. Kini setiap akan melaut, mereka tetap membawa tanki-tanki, namun sekarang isi ikan pada tanki tersebut dikurangi, sehingga ikan tidak berdesakan.

Dan uniknya lagi para nelayan memasuk-kan seekor hiu kecil kedalam tanki tersebut. Ikan hiu tersebut memang memakan ikan-ikan tankapan, namun tidak banyak. Sedangkan ikan-ikan yang lain berlari dari kejaran hiu tersebut.

Alhasil, ikan-ikan tersebut dalam kondisi siaga dan ketakutan saat sampai ke pantai. Sehingga pelangganpun merasa puas memperoleh ikan yang hidup dan segar.

Tantangan dan masalah merupakan tanda bahwa kita hidup demikian seorang filsuf pernah bertutur. Moivasi akan memberikan kita keinginan dan dorongan maksimal. Pelatih akan memberikan cara kita menghadapi tantangan, dan gabungan antara motivasi dengan pelatihan akan memberikan ide-ide kreatif untuk melewati tantangan. Diatas itu semua komitmen, disiplin, dan tanggung jawab akan membekali kita dalam menghadapi masa-masa sulit kehidupan.

Read more...

Mario Teguh

Minggu, 14 Juni 2009


PESAN MARIO TEGUH UNTUK KITA SEMUA
Bencana terbesar yang bisa kita hadapi adalah pelemahan kualitas hidup manusia secara masal.
Coba bandingkan jumlah orang baik dengan orang tidak baik, pasti jumlahnya banyak orag baik.
Orang tidak baik itu di negara kita jumlahnya sedikit, tetapi jumlah yang sedikit ini yang menyebabkan kita mengunci rumah kita, membuat wanita tidak aman berjalan di jalanan, membuat kita khawatir keberadaan anak di sekolah.
Hal ini deisebabkan yang banyak dari orang baik ini belum berhasil mengelola yang sedikit dari yang tidak baik.
Jadi kalau kita sadar bencana itu bukan yang besar mendadak terjadi, tetapi suatu hal kecil2 yang kita anggap biasa. Maka hati-haltilah karena kehidupan ini adalah kehidupan kita.
Semua pilihan kita itu tidak bergaransi. Tetapi tahukah anda hadiah terbaik setelah kita meninggalkan kehidupan ini?, Ia adalah Pengetahuan, bahwa Tuhan benar adanya dan hadir selama ini, bahwa akan ada balasan terbaik bagi orang yang berlaku baik dan sebaliknya.
Kalau hadiah terindah dalam kematian adalah pengetahuan, mengapakah anda tidak mendahulukan pengetahuan selama hidup?
Karena semua pilihan itu tidak bergaransi, tentukan pilihan anda apapun itu, kalau anda tidak tahu, anda akan dibuat tahu. Karena jaminan Tuhan, apabila kita tidak tahu, kita akan dibuat tahu kalau kita melakukan.
Kita tidak mungkin menolong orang lain tanpa menolong diri kita. Maka sebabkanlah hal2 baik maka anda akan dibahagiakan oleh akibat2 baik.
Logikanya, Pertama, Kalau saya menolong orang lain, saya menjadi priadi baik,itu saja sudah baik bagi saya. Kedua, Waktu saya melakukan kebaikan, saya menerima hadiah pertama bagi yang saya lakukan, yaitu kebaikan. Ketiga, Orang baik disebut baik, karena menyebabkan terjadinya kebaikan.
Dari sini anda menjadi pribadi yang ukuran kebaikannya besar, kalau dampak yang anda sebabkan juga besar.
Diri kita apapun keadaannya sekarang adalah diakibatkan dari yang kita lakukan pada masa sebelumnya.
Maka apabila anda tidak berbahagia hari ini, periksalah yang anda lakukan dimasa lalu, karena kualitas kehidupan kita sekarang, disebabkan oleh semua yang kita lakukan di masa lalu.
Maka apabila orang mau menghindari kehidupan dalam kualitas yang sama dimasa lalu, cara2nya harus lebih baik daripada cara2nya dimasa lalu.
Itu sebabnya pribadi yang menolong orang lain sebetulnya menolong dirinya sendiri, karena dia telah melakukan cara2 yang lebih baik daripada yang dia lakukan dimasa lalu.
Kita tidak bernilai kalau kita hanya mengutamakan diri kita sendiri. Kita akan menjadi bernilai, saat kita bernilai bagi orang lain.
Tanda pertama kalau kita disukai Tuhan adalah manusia menyukai kita. Dekatilah mereka dengan tulus, mulailah dengan senyuman dan binalah hubungan baik.
Keberadaan anda itu adalah keberadaan visual (dilihat), maka tampil-lah secantik mungkin.
Keberadaan anda juga adalah keberadaan aural (suara), maka lembutkan suara anda.
Keberadaan anda juga adalah sebagai dampak.
Untuk itu nasihatnya, jadilah pribadi yang berhati-hati, karena dengan kehati-hatian anda, supaya anda bernilai bagi orang lain.
Jadilah pribadi yang kehadirannya berpengaruh, berdirilah yang tegak, mengangguklah yang pelan.
Jika anda merasa tersinggung direndahkan orang, itu adalah pemberitahuan bahwa diri anda belum cukup dihormati.
Jangan salahkan orang yang tidak menghormati, kita yang harus membuat diri kita terlalu kuat untuk disepelekan.
Untuk itu hadirlah, dekatlah, tunjukan kehadiran anda yang memuliakan orang lain, tidak mungkin orang lain merendahkan kita, kalau dia tahu kita memuliakan dia.
Janganlah menunggu dunia menjadi baik, kitalah dunia itu. Marilah kita berdiri bergandengan tangan dan menjadikan kehidupan kita indah dan membahagiakan. Kitalah anak kehidupan, marilah kita indahkan kehidupan, marilah kita indahkan Indonesia.
Orang yang senyum akan mudah didekati, sehingga orang yang senyum juga mudah mendekati.
Padahal masalah kita, karena kita selalu jauh dari orang yang bisa menolong. Kalau kita bisa dekat dengan orang yang bisa menolong, hidup kita akan mudah.
Untuk itu mulai sekarang, senyumlah kepada orang terdekat, sebagai bukti anda mampu mendekatkan bahkan orang jauh kepada anda.
Gunakanlah senyum sebagai pintu masuk ke hati orang dan ke hati anda. Wajah yang tersenyum adalah pintu menuju dunia yang lebih indah.
Senyum yang melalui linangan air mata adalah senyum yang apabila ditambahkan do’a, do’a-nya dikabulkan Tuhan.
Ada koridor yang menjadi penuntun kelurusan jalan kita, batasan ini disebut kebaikan.
Dan Tuhan memberikan tanda bahwa batas itu telah kita lampaui, dengan alarm yang namanya ‘hati’.
Hati kita akan berbunyi, satu detik setelah kita melampaui kebaikan. Ingatlah setan mempunyai anggaran yang besar untuk mendukung kesalahan. Jangan ikuti sesuatu yang salah hanya karena banyak orang melakukannya. Jadilah benar meskipun anda sendiri yang melakukannya.
Orang yang dilebihkan karena ketidak baikannya,sebetulnya sedang menunggu masa dimana dia menyesali yang dilakukannya.
Dan semua yang bersabar dalam kesulitannya, sebetulnya sedang diminta sebagi pribadi yang mencontohkan ketabahan.
Orang2 yang bersabar dimasa sulit, sebetulnya sedang mebesarkan yang tidak diketahuinya. Maka bersabarlah, itu sebabnya disebut iman. Karana iman itu meneruskan sekalipun tidak ada kemungkinan menang.
Sebetulnya ada tanda2 pada wajah orang yang shaleh, maka cara pertama mengindahkan wajah adalah membiasakan diri tersenyum dihadapan yang maha kuasa. Sehingga gurat2 diwajah kita adalah gurat2 dari senyuman.
Ramahlah dalam kesendirian anda. Karena orang cerdik dia tampil berhati-hati didepan orang banyak, sedangkan orang bijak sangat berhati-hati waktu dia sedang sendiri.
Karena dia tahu pada saat sedang sendiri, yang memperhatikannya adalah dzat yang paling penting dalam kehidupannya yaitu Tuhan.
Berdamailah dengan keadaanmu, karena apapun keadaanmu sekarang adalah keadaan dimana engkau akan mencapai semua kecemerlanganmu.
Apapun keadaan kita sekarang maka syukurilah, karena selalu ada kekuatan yang bisa kita ambil untuk mencapai kecemerlangan dimasa depan.
Berdamai dengan membiasakan diri itu beda.
Berdamai dalam keadaan income kecil akan memungkinkan anda mendapatkan income yang lebih baik. Membiasakan diri dengan income kecil, akan mematahkan semangat anda untuk mendapatkan income lebih besar.
Keadaan sulit diciptakan Tuhan agar seseorang dapat mendmaikan hati kita. Jika Tuhan berkata ‘Wahai hati yang damai’ itu bukan pernyataan, namun sebuah perintah, “Tentramkanlah hatimu, baru engkau mengeti maksud-Ku”.
Marilah kita berpikir dengan seindah-indahnya pikiran, dalam seindah-indahnya perasaan, dan marilah kita bekerja dan baersaudara dalam seindah-indahnya pekerti, lalu marilah kita bersama memperhatikan apa yang terjadi. Lalu perhatikan apa yang terjadi.
Terima kasih kepada Pak Mario Teguh atas ilmu dan nasihat terbaik yang disampaikan selama ini. Semoga kita semua ada dalam lindungan Tuhan yang Maha Berkuasa dan Berkehendak.
Demikianlah resume acara Mario Teguh Golden Ways dengan Topik “KITA ADALAH DUNIA ITU“. Jika sekiranya didapati kekurangan, sudilah kiranya para sahabat meluangkan waktu menambahkan untuk mengoreksi serta menyempurnakannya.

Read more...

My Idol

Kamis, 04 Juni 2009






Read more...

About This Blog

Lorem Ipsum

  © Free Blogger Templates Columnus by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP